Pages

Senin, 16 September 2013

Rindu




Ada banyak gelombang yang meriak rasa,
ada samudera tanpa batas pandangan mata,
ada jernih yang menuntas dahaga,
kemudian ...
Ada biru yang mengait putih bercahaya,
ada banyak warna yang melukis dirinya sendiri di angkasa,
ada lingkar hari yang meredup jingga,
kemudian ...
Ada pekat menggemintang atapnya,
ada rembulan yang terkalah indahnya,  
ada goresan meteor yang perkasa,
Di bumi...
ada miyar jiwa yang rana rindunya.


Hanya sebatas kata yang tak secuil pun sastra menghiasnya, terlalu banyak rasa tak terkata saat sosok itu tergambar dalam benak setiap jiwa yang merindunya, hingga tangis deras mengguncang dada, hingga akal tercerabut dalam raga, mereka rana dalam rindunya.

Tak kan pernah kau temukan lagi...

Rosulullaah ...
Bahkan ribuan tahun kepergianmu tak sedikitpun membuat para perindumu bosan.
Seperti katamu, kami kan bersama yang kami cintai di akhirat kelak, maka kami mencintaimu, selalu...

Allaahumma shalli 'alaa muhammad, wa 'alaa ahlih wa ashaabih...

Tidak ada komentar: