Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2013

Mensyukuri yang Tertangguh

Gambar
Dulu, banyak mimpi yang ingin kugapai, menulisnya hingga bersaf-saf panjang, membacanya setiap kali mata ini letih menunggu. ... Aku ingin menyebrangi gerbang Institut Terbaik di Bandung itu dengan gelar sebagai ‘penghuninya’. Aku ingin seperti penulis favoritku, menjadi pengkarya perusahaan telekomunikasi yang masyhur di negeri ini. Aku ingin jadi juragan rumah makan yang cabangnya terentang-rentang jauh, mendatangkan aliran uang amat banyak yang akan kugunakan membangun mimpiku yang lain : Sekolah dengan kurikulumku sendiri. ... Meski kini, Nyatanya aku, Diploma dua tak bergelar yang jika kusebut nama tempatku belajar, setiap orang akan bertanya dua kali “Maaf, apa tadi nama kampusnya? Itu dimana ya?” Pekerjaanku, adalah hal yang dulu tak sama sekali terdaftar dalam mimpiku. Allah Maha Lembut, Ia tahu segala mimpiku, ia menggenggamnya dan kemudian menyimpannya dengan sangat rapi, Lalu, Ia menghidangkannya, membuatku takjub dan kem...

Ukuran

Tahukah, betapa aku takut saat kau hadir tepat di hadapanku. Fisikmu, finansialmu, keluargamu, bahkan agamamu terlampau baik untukku, meski berkali kau samarkan keshalihan itu... Ukuran kita tak sama memang, kau yang hidup dalam lingkungan ‘kebebasan’ tentu memiliki ukurannya sendiri , mungkin kau tak menyadarinya, tapi nilaiku adalah : Kau orang yang shalih, jauh melebihiku. Maka mengenalmu adalah berarti pukulan keras bertubi-tubi bagiku. Utamanya fisik, finansial dan keluargamu, itulah ketakutanku, aku tak ingin niatku bengkok karenanya, aku tak ingin menukar keberkahan dengan kemaha murahannya dunia, meski ia begitu memikat, aku gugup,tak kumiliki sikap terbaik menghadapinya kecuali dengan menangis,menyungkur berlama-lama, memohon agar Sang Pemilik Segala mengokohkanku yang fakir. Maha Benar Allah, ia tak pernah sedikitpun melebihi ukuran kesanggupanku. Aku tahu, sepenuh sadarku, bahwa bukan kau yang tak pantas, melainkan aku. Terimakasih telah membuatku ban...

Cinta...

Gambar
Cinta...kupinta ia, selalu, semoga hanya karenaNya... ... Ia terkejut, betapa sakitnya ternyata tak menyisakan banyak ruang bagi usia, hanya tersisa 60 hari detak kehidupannya... Ah, betapa waktu kian membuatnya ringkih, perempat hidupnya hilang bersama tangis panjang, dan keputusannya bulat : "Pergilah, jangan pernah dekatiku lagi.", kasar sekali ia membentak lelaki itu, ya, lelaki yang dalam hitungan minggu seharusnya menjadi suaminya. Lelaki itu pergi, memendam rasa yang iapun tak tahu...Berulang, ia mengadu dalam penghambaannya, logikanya nyalang, tapi cinta yang ia miliki menggerus lembut kata akalnya, ia bangkit, mendatangi wanitanya yang jerih di pembaringan menanti separuh usianya.  "Menikahlah denganku." pinta lelaki itu bersambut tangis rindu yang takut, wanita itu tak tega, menjadi kebahagiaan sesaat sebelum kesedihan yang panjang datang, tapi ia terlanjur mencintai lelaki itu. Dalam kehidupan baru keduanya, lelaki lembut itu ...

Gairah

Gambar
Pernahkah? Suatu waktu, saat kemenangan itu nyata sekali, kau bahkan tak bergairah menyapanya. Saat itu, yang kau inginkan hanya satu : Allah. Meski dengan bangga, namamu menggema, Meski tepuk tangan riuh bergemuruh, Meski kilat-kilat lensa berebut menyilaukan mata, Meski jabat tangan tak henti terayuh, Yang lirih dari bibirmu hanyalah "Aku malu!" Dan saat itu bening pun mengkaca pandanganmu. Duhai masa, cepatlah berlalu... Yang ku ingin kini, hanyalah terbenam, MerayuNya dalam sujud panjang.

Rindu

Gambar
Ada banyak gelombang yang meriak rasa, ada samudera tanpa batas pandangan mata, ada jernih yang menuntas dahaga, kemudian ... Ada biru yang mengait putih bercahaya, ada banyak warna yang melukis dirinya sendiri di angkasa, ada lingkar hari yang meredup jingga, kemudian ... Ada pekat menggemintang atapnya, ada rembulan yang terkalah indahnya,   ada goresan meteor yang perkasa, Di bumi... ada miyar jiwa yang rana rindunya. Hanya sebatas kata yang tak secuil pun sastra menghiasnya, terlalu banyak rasa tak terkata saat sosok itu tergambar dalam benak setiap jiwa yang merindunya, hingga tangis deras mengguncang dada, hingga akal tercerabut dalam raga, mereka rana dalam rindunya. Tak kan pernah kau temukan lagi... Rosulullaah ... Bahkan ribuan tahun kepergianmu tak sedikitpun membuat para perindumu bosan. Seperti katamu, kami kan bersama yang kami cintai di akhirat kelak, maka kami mencintaimu, selalu... Allaahumma shalli 'alaa muhamm...

Menyeperti Yusuf

Subhaanallaah... Hari ini, kutemui sosok seperti Yusuf _‘alaihissalaam... Seorang pemuda yang insyaAllaah mendapat satu tiket naungan dihari tanpa naungan selain naunganNya. Jika dulu hanya satu imroatul’aziiz , dizamannya kini ada banyak sekali. ... Pekerjaannya sebagai penggiat tambang adalah pekerjaan yang sulit karena waktu untuk perusahaan jauh lebih banyak ketimbang waktu pribadinya, “Pekerjaan paling tidak manusiawi.”, candanya. Sering kali ia berpindah dari satu pulau ke pulau lain, bahkan dari satu samudera ke samudera yang lain untuk menyelesaikan tanggung jawab pekerjaannya. Di tengah tekanan pekerjaan dan minimnya interaksi keluarga, beberapa perusahaan dengan terang-terangan membuka kesempatan bermaksiat dengan menyelundupkan wanita-wanita pezina sebagai hiburan gratis para karyawannya! Na’udzubillaah... Dan hari ini, sesosok pemuda membuatku terkagum. Dalam kondisi pekerjaannya itu, ialah mungkin satu-satunya yang kelelahan sekaligus jijik ...

Sepi

Gambar
Ada sunyi... Saat itu pula, Khauf mensejajari raja'. Saat keributan bukan milikku, Ada syukur mengharu biru. Meski hijab masa depan terlalu pekat, dan kadang mengerikan, Aku tahu, Ia menjagaku, selalu...  

جند الله

بسم الله الرحمن الرحيم ابني صالح, جند الله في الأرض السلام عليكم و رحمة الله و بركاته .أشكر الله على نعم عظيمة, و على حضرك في حياتي يا بني, هل عرفت لماذا سمّيتك باسم ’عمر’ ؟ لأنّني أريد شخصيتك كما شخصية عمر ابن الخطاب ,الذي أقصّ لك كلّ الليل ,هو حبيب الرسول صلى الله عليه و سلّم, حافظ القران خليفة عادل قوي في الحقّ, تواضع و يخش الله يا بني, اجتهد في حفظ القران و أدعوك  في كلّ ليالى السلام عليكم و رحمة الله و بركاته Tugas  Al-Imarat, surat ga resmi....Yang mau koreksi, dengan senang hati ^^

Perempuan Itu ...

Gambar
Perempuan itu, seneng banget kalo dibilang cantik, hanya sedikit dari mahkluk halus ini yang ‘cuek bebek’ kalo denger kata ‘cantik’ menimpa dirinya. Makanya, perempuan itu, seneng banget dandan, mulai dari ujung jari sampe ujung rambut pasti perhatian, ga beda antara yang punya banyak kain sama yang kurang banyak kainnya, mereka mirip soal yang satu ini. Lagi, hanya sedikit dari mahkluk halus ini yang ‘cuek bebek’ soal tampilan zahir mereka. Intinya, perempuan itu, seneng banget jadi pusat perhatian yang ‘baik’. Hayo ngaku ?! Nah, dari ‘kebutuhan’ perempuan sendiri   inilah akhirnya banyak yang kesengsem pengen ikut aneka kontes, biar ‘kebutuhan’nya tersalurkan dan dapat timbal balik berupa : 1.        Dibilang cantik 2.        Dibilang pinter 3.        Dibilang berprestasi 4.        De el el yang merupakan pandangan manusia. Di...

أشتاق لك

ف    أريد أن أكون خديجة أم المؤمنين