Hilang
Dalam rentang satu bulan lebih sedikit, dua buah kaus lengan panjangku raib, kaca mata minusku pun entah dimana, sandal Eiger yang jadi teman setia sepanjang hari juga hilang, untuk yang satu ini memang akulah yang ceroboh, kelelahan selepas aktifitas jelang magrib itu membuatku lalai kali itu...lupa, tak kuajak ia masuk...keesokan subuhnya, aku lemas "sendalnya ilang"...terpaksa, kupinjam sendal teman sekamarku meski nyaman tak juga kunjung datang...Waktu duha sepeninggal sandalku, hapeku yang kemarin tak kubawa tiba-tiba ngadat, murotal yang selalu kusetel tiap kali menyusur jalan bersama teman ojegku Essa Fatimah Husna tak bisa dibuka, viruss! Mantap! baru kali ini hilang barang secara bertubi-tubi, entah apa rencanaNya....hingga kemudian guruku berkata "InsyaAllah jadi pembersih diri" aku yang tukang protes kemudian mengeluh, mengingat betapa buruknya hafalan Al-Qur'an akhir-akhir ini,"Hmmm...Lih kotor banget ya Teh?", "Ga semua yang dibersihk...