Aku Ingin Tahu Rasanya Rugi
"Aku ingin tau bagaimana rasanya kerugian." serunya. Ya, dari sekian banyak kegiatan bisnisnya ia adalah ahli yang tak pernah kenal istilah rugi. ----- Dari kemapanan hidup di kampung halamannya yang memang adalah kampung para saudagar, ia berhijrah, meninggalkan kerajaan bisnisnya yang dibangun bertahun lamanya dengan tak membawa apapun selain bekal ta'at pada Allah dan Rosul. Di Yatsrib, kota para petani itu, ia dipersaudarakan Rosulullah dengan Sa’ad bin Rabi’ Al-Anshari yang juga kaya. Abdurrahman pernah ditawari Sa'ad untuk memilih kebun yang paling ia sukai dari dua kebun miliknya, bahkan dari dua istri yang ia miliki, dan Abdurrahman hanya tersenyum, berterima kasih dan meminta satu hal : "Tolong tunjukan padaku arah pasar, saudaraku." Di pasar itu ia kembali memulainya dari nol, dari menjadi kuli angkut barang, kemudian menjadi makelar. Bisnisnya kian berkembang dan menghasilkan uang yang cukup untuk membeli sepetak kios di pasar terseb...