Selalu Ada Kebaikan
Di sebuah negeri, seorang raja tengah berbincang bersama seorang mentri yang juga shabatnya. Sang mentri adalah seorang shalih yang selalu berkhusnudzan dengan apapun yang terjadi, " fiihi khairun, insyaAllah " ucapnya setiap kali menanggapi pembicaraan raja. Saat makanan terhidang, sang raja masih saja sibuk bercerita sampai kemudian ia mengambil buah dan hendak mengupasnya, tiba-tiba berteriak "Aaaaah.....jariku..." darah segar mengalir dari telunjukya yang terputus, kepalanya berdenyut ngeri hampir saja pandangannya gelap, tapi ucapan sang mentri terlalu membuatnya marah " fiihi khaiun, insyaAllah ", sang raja menghardik dengan keras "tak ada kebaikan apapun disini! ini adalah aib, cacat!". Kemarahan raja berbuah dzalim, sang mentri diseret dan kemudian dimasukan ke dalam penjara. Tak ada rasa kecewa, takut ataupun marah yang tergurat di wajah sang mentri, ia hanya tersenyum menggambarkan keyakinan bahwa Allah tak pernah mendzalimi hambanya...